Selasa, 29 Januari 2013

33. Prinsip komunikasi data

Dalam komunikasi data dijaringan, dibutuhkan sebuah penerjemah atau interpreter yang disebut dengan protocol. ISO (International Standart Organization) membuat aturan baku sebagaikomunikasi data dengan nama model referrensi OSI (Open System Interconnection).
Dengan adanya model OSI ini, naka semua vendor perangkat telekomunikasi memiliki pedoman dalam mengembangkan protocolnya. Model OSI terdiri dari 7 lapisan, yaitu 4 lapisan yang berorientasi pada jaringan dan 3 lapisan yang berorientasi pada pemakai atau aplikasi. 4 lapisan utama berfungsi membawa data tanpa cacat antara 2 lokasi, sedangkan 3 lapisan berikutnya merupakan nilai tambah dari OSI.



1. Layer Physical
adalah lapisan yang berupa kabel listrik beserta rumusan besaran elektrik lainnya. (Ethernet, Fasethernet, FDDI, ISDN, ATM, dll)

2. Layer Data Link
adalah lapisan yang mengatur arus bit antar peralatan komunikasi.
- PPP (Point to point protocol) adalah protocol untuk komunikasi poit to poit
- SLIP (Serial line internet protocol) adalah protocol dengan emnggunakan sambungan kabel serial

3. Layer Network
adalah lapisan yang membawa paket bit ketujuan
- Ip (Internet protocol) adalah protocol untukmenetapkan routing
- RIP (Routing information protocol) adalah protocol untuk memilih routing
- ARP (Address resolution protocol) adalah protocol untuk mendapatkan informasi hardware dan nomor ip

4. Layer Transport
adalah lapisan yang menjamin transortasi data antara 2 mesin komputer tanpa mempermasalahkan jenis data yang diatur meliputi metode akses sebuah jaringan topologi fisik, tipe kabel dan kecepatan transfer data
- TCP (Transmission control protocol) adalah protocol penukaran data berorientasi
- UDP (User datagram  protocol) adalah protocol pertukaran data

5. Layer Session
adalah lapisan yang menangani persiapan, pengelolaan dan pemutusan antara 2 aplikasi
- NetBios (Network basic input output system) adalah bios jaringan standar
- RPC (Remote procedure call) adalah prosedur pemanggilan jarak jauh
- SOCKET adalah input output untuk jaringan jenis BSD-Unix

6. Layer Presentasi
adalah lapisan yang menangani perubahan representasi data
- SMTP (Server mail tranfer protocol) adalah protocol untuk mengirim email
- SNMP ( Simple network management protocol) adalah protocol untuk manajemen jaringan
- TFTP (Trivial file transfer protocol) adalah protocol untuk transfer file

7. Layer Application
adalah lapisan yang menangani pengaksesan pemakai
- DNS (Domain name server) adalah database nama domain mesin dan nomor ip
- HTTP (Hyper Text Transfer protocol) adalah protocol untuk transfer file html dan web
- POP (Post office protocol) adalah protocol untuk mengambil email dari server
- FTP (File transfer protocol) adalah protocol untuk transfer file, dll


Prinsip komunikasi data memerlukan protocol atau penerjemah sebagai saluran yang mengatur komunikasi data dalam jaringan

1. Ethernet
Protocl ini menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CD (bisa dilihat di sini)
a. Ethernet dapat digunakan pada topologi bus, star dan tree
b. kecepatan transmisi data 10 Mbps
c. kabel yang digunakan yaitu twisted paired, coaxcial dan fiber optic

2. Local talk
a. local talk dapat digunakan pada topologi bus, star dan tree
b. kecepatan transmisi data yaitu 230 Kbps
c. kabel yang digunakan yaitu twisted paired
d. dapat dihubungkan dengan port serial atau adapter local talk

3. Token ring
a. Token ring dapat digunakan pada topologi ring
b. kecepatan transmisi yaitu 4 Mbps dan 16 Mbps
c. kabel yang digunakan yaitu fiber optic

4. FDDI
a. FDDI digunakan pada token ring
b. kecepatan transmisi data 100 Mbps
c. kabel yang digunakan yaitu fiber optic

tambahan :
komputer pada kebanyakan sekarang ini kebanyakan telah menggunakan protocol fastethernet dengan kecepatan 100 Mbps



Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar